PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT MEMPERKOKOH PELAKSANAAN PILAR DEMOKRASI
Main Article Content
Abstract
Menuju potret demokrasi yang makin berkualitas, partisipasi politik rakyat adalah salah satu ukuran yang sangat penting. Keikut sertaan rakyat telah memiliki hak politik pada setiap pesta demokrasi, pada dasarnya merupakan bukti bahwa pemerintah mampu mengajak rakyatnya untuk hidup berdemokrasi secara lebih berkualitas. Pemerintah terekam cukup berwibawa dimata masyarakatnya. Dan dipihak lain, rakyat pun memandang pemerintah layak untuk diikuti.
Parsipasi politik masyarakat bukan hanya ikut memberikan suara pada setiap Pemilu/Pilkada, tetapi partisipasi politik masyarakat dapat dilihat pada keterlibatan warga dalam segala tahapan kebijakan mulai dari sejak pembuatan keputusan sampai dengan penilaian keputusan, termasuk juga peluang untuk ikut serta terlibat dalam pelaksanaan (implementasi) kebijaksanaan atau keputusan yang sudah ditetapkan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arikunto, Suharsini, 2000. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
Budiardjo, Miriam, 1998. Partisipasi dan Partai Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
---------------, 2010. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia
Bungin, Burhan, 2001. Metodologi Penelitian Sosial, Format-Format Kuantitatif dan Kualitatif. Surabaya: Airlangga University Press
Cheppy Hericahyono, 1986. Ilmu Politik dan Prespektifnya. Jakarta: PT. Tiara Wacana
Cholil, Mansyur, 1987. Sosiologi Masyarakat kota dan Desa. Surabaya: Usaha Nasional
Cropley, A.J. 1998. Pendidikan Seumur Hidup, Suatu Analisis Psikologis (Terj. Sardjan Kadir). Surabaya: Usaha Nasional
Gany, A. Radi, 2001. Demokrasi Masyarakat Nagari Dinamika Politik dan Kelembagaan Politik Nagari. Jurnal Pengembangan Partisipasi Masyarakat Vol. 9 No. 22 Juni
Lucian W. Pye, 1991. Pengertian Pembangunan Politik dikutip oleh Juwono Sudarsono. Pembangunan Politik dan Perubahan Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Marthis, Robert L. dan Jackson, John H. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat
Hatta, Mohammad, 1966. Demokrasi Kita. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Notoadmodjo, Soekidjo, 2003. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Huntington, Samuel, 1997. Gelombang Demokrasi Ketiga. Jakarta: Pustaka Utama Graffiti
Sartono, Kartdirdjo, 1987. Transformasi Struktural Di Pedesaan. Beberapa Pokok Permasalahan dalam buku Prospek Pedesaan. Yogyakarta: P3PK-UGM
Sumantri, Sri, 1974. Perbandingan Antara Hukum Tata Negara. Bandung
Surbakti, Ramlan, 1992. Memahami Ilmu Politik. Jakarta: PT. Grafindo.