PENERAPAN E-GOVERNMENT BIROKRASI PEMERINTAHAN (STUDI KASUS PADA KANTOR KELURAHAN BENDUNGAN HILIR) JAKARTA PUSAT

Main Article Content

Guntur Guntur
Hasran
Rahman
Bachtiar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui penerapan e-government birokrasi pemerintahan pada kantor Kelurahan Bendungan Hilir Jakarta Pusat. Pendekatan penelitian ini adalah  menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode atau pendekatan studi kasus. Penelitian ini memusatkan pada satu objek tertentu,yaitu prosedur penelitian ini akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang diamati.


Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan penerapan e-govermennt dalam pelayanan public di Kantor Kelurahan Bendungan Hilir input sumber daya yang meliputi SDM, Hardware dan Software, ternyata bahwa sumberda yamanusia yang ada masih relative terbatas yang mampu mengoperasikan e-government secara baik. Sedangkan jumlah unit komputer (hardware) disesuaikan dengan tenaga terampilnya,. Aspek prasarana dan sarana pendukung belum memadai, di samping itu sumber daya manusia dilihat dari segi kompetensi belum mampu secara menyeluruh mengerjakan system informasi e-government itu sendiri. Pada aspek komunikasi, maka system komunikasi dalam rangka kesatuan komando dalam penerapan pelayanan berbasis digital masih terkendala pada keamaan pengetahuan terhadap system yang digunakan, misalnya masih ada pegawai tidak dapat mengoperasikan computer dengan baik, sehingga standard pelayanan yang telah disepakati tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Article Details

How to Cite
Guntur, G., Hasran, Rahman, & Bachtiar. (2023). PENERAPAN E-GOVERNMENT BIROKRASI PEMERINTAHAN (STUDI KASUS PADA KANTOR KELURAHAN BENDUNGAN HILIR) JAKARTA PUSAT. Jurnal Ilmiah Administrasita’, 14(2), 70–79. https://doi.org/10.47030/administrasita.v14i2.690
Section
Articles

References

Arifin, Z. . (2021). Penerapan E-Government dalam Pengembangan Sistem Komunikasi dan Telematika pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai. Jurnal Ilmiah Administrasita’, 12(2), 145–159. https://doi.org/10.47030/administrasita.v12i2.332

Dash, Satyabrata (2016). e-Governance paradigm using cloud infrastructure: benefits and challenges.

Edward, George. C.1980. Implementing Public Policy. Washington D.C: Congressional Quarterly Inc.

Hardiyansyah, H. (2018). KualitasPelayanan Publik: Konsep, Dimensi, Indikator dan Implementasinya. Gava Media.

Mick Moore. 1993.Declining to Learn From the East? The World Bank on „Governance and Development‟, Institute of Development Studies

Mulyono, Agus. 2009. SistemInformasiKonsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Moleong, L.J. (2011). MetodologiPenelitianKualitatifEdisiRevisi. Bandung: PT. RemajaRosdakarya.

Nasution, M. N. (2004). Manajemen Jasa Terpadu : Total Service Management. PT. Ghalia Indonesia.

Pasolong, H. (2008). Teori Administrasi Publik, Alfabeta. Bandung.

Poerwadarminta, W. J. S., Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta. 1999, h.571

Sunggono, Bambang. 2004. Hukum dan Kebijakan Publik. Jakarta: SinarGrafika.

Sinambela, Lijan Poltak. 2008. Reformasi Pelayanan Publik, Teori, Kebijakan, dan Implementasi. Bumi Aksara, Jakarta.

Sondang P. Siagian, Kerangka Dasar IlmuAdministrasi, Rineka Cipta, Jakarta, 2001, h.128

tTjandra, W. Riawan. et.al. 2005. PeningkatanKapasitasPemerintah Daerah dalamPelayanan Publik. Yogyakarta: Pembaruan, Hal. 22

Tjokroamidjojo, Bintoro dan Mustopadidjaja, AR. 1988. Elemen-ElemenSistemKebijakan Publik. Jakarta :Gunung Agung.

Tjiptono, F. (2000). Manajemenjasa. Yogyakarta: Penerbit Andi.

World Bank. (2002). New Economy Sector Study, Electronic Government and Governance: Lesson for Argentina.

Winarno, Budi. 2008. Kebijakan Publik Teori dan Proses. Jakarta. PT Buku Kita

Weill, Peter, W.Ross, Jeanne, 2004, IT Governance: How Top Performers Managed IT Decision Rights for Superior Results, Boston Massachusetts, Harvard.Business .School. Press.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>