Komposisi Jenis dan Kandungan Karbon Ekosistem Mangrove di Pantai Hubat Kabupaten Sinjai
Main Article Content
Abstract
Hutan mangrove memiliki peran penting dalam Upaya mengurangi dampak pemanasan global yang terus meningkat. Mangrove mampu menyerap dan menyimpan karbon kedalam vegetasi untuk jangka Panjang, sehingga sangat diperlukan keberadaannya saat ini. Peran suatu kawasan mangrove dalam menyerap karbon berbeda-beda antara satu dengan lainnya sehingga perlu upaya untuk mengetahui dan memahami kemampuan sebuah vegetasi mangrove dalam menyimpan dan menyerap karbon. Penelitian ini dilakukan di Pantai Hubat Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Pengukuran sampel dilakukan pada 8 plot pengamatan yang tersebar di sepanjang hutan mangrove. Parameter yang diukur terdiri dari kerapatan jenis, penutupan jenis, Indeks Nilai Penting dan diameter batang. Sedangkan untuk mengetahui kandungan dan kemampuan penyerapan karbon terlebih dahulu dilakukan perhitungan biomassa tegakan mangrove yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis mangrove diantaranya Rhizopora mucronata, Sonneratia alba, Avicennia marina. Jenis Rhizopora mucronata mendominasi kedua jenis lainnya dengan tingkat kerapatan 4.230 pohon/ha. Meskipun demikian diameter batang sangat kecil yakni rata-rata 8.53 cm. Biomassa jenis Rhizopora mucronata diperoleh rata-rata 105,644 ton/ha, kandungan karbon 49,653 ton/ha dan serapan karbon 182,225 ton/ha. Sedangkan untuk jenis Sonneratia alba memiliki tingkat kerapatan 130 pohon/ha dengan rata-rata diemeter batang 22,21 cm. Biomassa sebesar 32,484 ton/ha dengan kandungan karbon 15,267 ton/ha dan serapan karbon 56,032 ton/ha. Jenis Avicennia marina memiliki tingkat kerapatan 150 pohon/ha dengan rata-rata diameter batang 12,64 cm. Kandungan karbon 1,734 ton/ha dan serapan karbon mencapai 7,536 ton/ha, biomassa diperoleh sebesar 3,689 ton/ha.