KAPASITAS MANAJERIAL PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI GARAM DI KABUPATEN JENEPONTO

Main Article Content

Manrancai Sally
Sangkala
Nurdin Nara

Abstract

Pengembangan industri garam rakyat membutuhkan kapasitas manajerial pemerintah daerah dalam menghubungkan perencanaan, pembiayaan, pelaksanaan program, pengawasan, dan koordinasi lintas aktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas manajerial pemerintah dalam pengembangan industri garam di Kabupaten Jeneponto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan unsur pemerintah daerah, DPRD, petambak garam, dan pelaku usaha, serta melalui analisis dokumen perencanaan, regulasi, dan program pengembangan industri garam. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang mencakup kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas manajerial pemerintah daerah telah terbentuk melalui keberadaan dokumen perencanaan, program bantuan, pendampingan teknis, monitoring lapangan, dan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah. Namun, kapasitas tersebut belum sepenuhnya optimal. Tata kelola anggaran masih berada pada tahap administrative prosedural karena pengakuan formal terhadap industri garam sebagai sektor unggulan belum diikuti oleh dukungan pembiayaan yang memadai dan berkelanjutan. Manajemen program dan pengawasan masih bersifat sektoral operasional karena pelaksanaan program belum sepenuhnya menjamin pemerataan manfaat, penerimaan teknologi, dan perubahan praktik produksi petambak. Koordinasi antar-stakeholder masih bersifat fungsional karena jalur komunikasi telah terbentuk, tetapi belum berkembang menjadi mekanisme koordinasi yang terpadu, rutin, dan inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persoalan utama pengembangan industri garam di Kabupaten Jeneponto terletak pada belum kuatnya kemampuan pemerintah daerah dalam mengintegrasikan sumber daya, program, pengawasan, dan koordinasi ke dalam satu sistem manajerial yang berbasis hasil.

Article Details

How to Cite
Sally, M., Sangkala, & Nara, N. (2026). KAPASITAS MANAJERIAL PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI GARAM DI KABUPATEN JENEPONTO. Jurnal Ilmiah Administrasita’, 17(1), 16–30. https://doi.org/10.47030/administrasita.v17i1.1131
Section
Articles

References

Afandi, M.N. et al. (2023) ‘Collaborative governance in a mandated setting : shifting collaboration in stunting interventions at local level’, Development Studies Research, 10(1), pp. 1–12. Available at: https://doi.org/10.1080/21665095.2023.2212868.

Aswar, Burhanuddin and Suprehatin (2022) ‘The Effect of Entrepreneurship on Salt Business Performance in Jeneponto District, South Sulawesi’, Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 19(1), pp. 99–109. Available at: https://doi.org/10.17358/jma.19.1.1.

Cahyandini, G.A., Suryani, E. and Riski, R. (2020) ‘System Dynamics Model for Improving Salt Quality to Achieve Self-Sufficiency of Industrial Salt’, in IPTEK Journal of Proceedings Series No., pp. 132–137. Available at: https://doi.org/10.12962%2Fj23546026.y2020i6.9186.

Karima, F., Saleh, C. and Sarwono (2021) ‘Planning and Budgeting Process of Regional Revenue and Expenditure Budget : A Study on the Consistency of Pangkalpinang City Government ’ s Planning and Budgeting Process for the 2018- 2020 Fiscal Year’, Society, 9(1), pp. 205–227. Available at: https://doi.org/10.33019/society.v9i1.214.

Maflahah, I., Wirjodirdjo, B. and Karningsih, P.D. (2020) ‘Identification of Salt Development Problem: A Preliminary on Understanding Local Salt Problem In Indonesia’, AGROINTEK : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 14(2), pp. 347–357. Available at: https://doi.org/10.21107/agrointek.v14i2.7159.

Miles, M.B., Huberman, A.M. and Saldaña, J. (2018) Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage publications.

Morita, K., Okitasari, M. and Masuda, H. (2020) ‘Analysis of national and local governance systems to achieve the sustainable development goals: case studies of Japan and Indonesia’, Sustainability Science, 15(1), pp. 179–202. Available at: https://doi.org/10.1007/s11625-019-00739-z.

Muklis et al. (2023) ‘Regional Regulatiom Problems in the Field of Salt Industry Development Perspevtive of Farmers in Sampang Regency’, Trunojoyo Law Review, 6(1), pp. 78–95. Available at: https://doi.org/10.21107/tlr.v6i1.23321.

Musviyanti et al. (2022) ‘Structure of local government budgets and local fiscal autonomy : Evidence from Indonesia’, Public and Municipal Finance, 7, pp. 79–89. Available at: https://doi.org/10.21511/pmf.11(1).2022.07.

Nzaga, W.A., Kussaga, J.B. and Tiisekwa, B.P. (2023) ‘Production practices of table salt by small-scale miners in Tanzania : A case study of Nkonkilangi, Singida, Tanzania’, African Journal of Food Science, 17(2), pp. 24–34. Available at: https://doi.org/10.5897/AJFS2022.2194.

Prabaya, F.Y. and Bramawanto, R. (2021) ‘The intensification of industrial salt production using the salt production house concept’, in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. IOP Publishinhg, pp. 1–17. Available at: https://doi.org/10.1088/1755-1315/925/1/012031.

Prihantini, C.I. et al. (2024) ‘Environmental – Socioeconomic Factors and Technology Adoption : Empirical Evidence from Small-Scale Salt Farmers in Improving Technical Efficiency in the Madurese Coastal Area , East Java , Indonesia Geomembrane technology can improve the quantity and eva’, Sustainability, 16, pp. 1–16. Available at: https://doi.org/10.3390/su16146247.

Primayanti (2026) ‘Driving Indonesia closer to salt self-sufficiency’, ANTARA New. Available at: https://en.antaranews.com/news/398674/driving-indonesia-closer-to-salt-self-sufficiency.

Pudjono, A.N.S., Wibisono, D. and Fatima, I. (2025) ‘Enhancing Public Sector Performance Management in Indonesia: The Role of Soft Systems Methodology in Addressing Local Government Challenge’, Systems Research and Behavioral Science, 43(1), pp. 281–305. Available at: https://doi.org/10.1002/sres.3166.

Ruzzante, S., Labarta, R. and Bilton, A. (2021) ‘Adoption of agricultural technology in the developing world : A meta-analysis of the empirical literature’, World Development, 146. Available at: https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2021.105599.

Setiawan, A. et al. (2022) ‘The Impact of Local Government Capacity on Public Service Delivery: Lessons Learned from Decentralized Indonesia’, Economies, 10(12), pp. 1–13. Available at: https://doi.org/10.3390/economies10120323.

Vidyattama, Y., Sutiyono, W. and Sugiyarto (2022) ‘Factors of Budget Delay: Local Government Capacity, Bargaining and Political Interaction in Indonesia’, Bulletin of Indonesian Economic Studies, 58(1), pp. 55–77. Available at: https://doi.org/10.1080/00074918.2020.1812515.