DINAMIKA MASYARAKAT NELAYAN DI KELURAHAN LAPPA KABUPATEN SINJAI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pembangunan pada masyarakat maritim di Kabupaten Sinjai telah berlangsung sejak akhir 1970an, melalui kredit untuk modernisasi penangkapan ikan, serta di iringi dengan pembenahan manajerial. Kemajuan pada sisi produksi tersebut ternyata tidak otomatis diikuti dengan perbaikan kesejahteraan masyarakat nelayan secara umum. Selain kemiskinan, fenomena kesenjangan antara kelompok sawi atau pekerja dengan kelompok pemodal juga terlihat, terutama diindikasikan dengan perbedaan tingkat pendapatan dan kondisi kekayaan yang mereka miliki. Kemiskinan, kesenjangan dan ketergantungan beriringan dengan kuatnya hubungan patron-klien dalam masyarakat maritim, hubungan tersebut dapat dilihat dari pertukaran material dan jasa yang tidak seimbang antara punggawa dan sawi sehingga ketergantungan sawi kepada punggawa cukup besar. Dari uraian di atas, maka menjadi pertimbangan bagi peneliti untuk mengkaji fenomena tersebut dengan judul "Dinamika Masyarakat Nelayan di Kelurahan Lappa Kabupaten Sinjai" dengan fokus masalah khususnya dalam mengamati komunitas masyarakat penangkap ikan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui dan menganalisis interelasi karakterisistik perkembangan investasi, teknologi dan manajemen pada komunitas nelayan di kelurahan Lappa kabupaten Sinjai; 2) Mendapatkan informasi tentang dinamika kemajuan dan penyebab kemunduran kehidupan komunitas nelayan.
Hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa 1) perkembangan investasi, teknologi dan manajemen adalah stimulan perubahan sosial dalam konteks transformasi industrial yang akan mendorong diferensiasi sosial dan rasionalisasi tindakan; 2) Faktor terjadinya kemunduran bagi komunitas nelayan di kelurahan Lappa adalah terjadinya kemiskinan, kesenjangan dan ketergantungan pada masyarakat nelayan, karena adanya ketimpangan penghasilan antara punggawa dan sawi; 3) Dinamika kemajuan dan kemunduran komunitas nelayan karena disebabkan telah masuknya alat tangkap yang lebih modern sehingga mempercepat dan menambah kuantitas tangkapan nelayan, dan proses terjadinya perubahan sosial ini disebabkan oleh kemajuan teknologi, investasi dan manajemen. 4) terjadinya kemiskinan pada komunitas nelayan di kelurahan Lappa karena adanya ketimpangan simtem bagi hasil yang mengakibatkan terjadinya kemis kinan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
Arif Satria, 2009. Pesisir dan Laut untuk rakyat, Penerbit IPB Pres, Bogor.
Arif Satria,2001, Dinamika Modernisasi perikanan: formasi sosial dan mobilitas Nelaya. Penerbit HUP, Bandung.
Ahimsa Putra, 2007. Patron dan Klien di Sulawesi-Selatan, Sebuah Kajian Fungsional Struktur, Penerbit Kepel Press, Yokyakarta.
Andi, Agustang, 2011. Filosofi Research, dalam upaya pengembangan ilmu, Penerbit, Makassar.
Alan Gilbert dan Josef Gugler, 2007. Urbanisasidan Kemiskinan di Dunia ketiga, Penerbit, Tiara wacana, Yokyakarta.
Apridar, Karim,Muhammad Suhana. 2011.Ekonomi Kelautan dan Pesisir. Penerbit Graha Ilmu, Yokyakarta.
Arraiayah Hamdar, 2007. Meneropong Fenomena Kemiskinan, Penerbit Pustaka Pelajar, Yokyakara.
Arief Nasution dkk, 2005. Isu-Isu kelautan, Penerbit Pustaka Pelajar, Yokyakarta.
AdrianB. Lapian,2008. Pelayaran dan Perniagaan Nusantara Abad ke 16 dan 17. Penerbit,Komunitas Bambu, Jakarta.
Bungin Burhan, 2007. Penelitian Kualitatif, Penerbit Prenada Media Group, Jakarta.
George Ritzer, Douglas J.Goodman. 2011, Teori Sosiologi klasik Sampai Perkembangan Mutakhir, Penerbit, Kreasi Wacana, Bantul.
____________, 2011, Teori Sosiologi Modern, Penerbit Kencana Prenada Media, Jakarta.
Kusnadi, 2000, Nelayan, Strategi Adaptasi dan Jaringan Sosial. Penerbit Humaniora Utama Pres, Bandung.
____________, 2008, Akar Kemiskinan Nelayan. Penerbit L KiS, Yokyakarta.
____________, 2007, Jaminan Sosial Nelayan. Penerbit LKiS, Yokyakarta.
____________,1997, Diversivikasi Pekerjaan Nelayan. Penerbit LKiS, Yokyakarta.
____________, 2002, Konflik Sosial Nelayan, kemiskinan dan perebutan sumber daya perikanan. Penerbit LKiS Yokyakarta.
____________ ,2007, Strategi Hidup masyarakat Nelayan, Penerbit LKiS Yokyakarta.
Ken Plummer, 2011, Sosiologi the Basic, penerbit Raja Grafindo, Jakarta.
Kompas, 10 Juni 2013, Masyarakat Pesisir di Kalimantan Timur
Maknun, Tajuddin, 2012, Nelayan Makassar, Kepercayaan dan Karakter, Penerbit Identitas Unhas, Makassar.
Mukhlis (ED), 1988. Dimensi Sosial Kawasan pantai, Penerbit The Toyota Foundation, Makassar.
Mubiyarto, dkk.1994. Keswadayaan Masyarakat Desa Tertinggal, Penerbit, Rajawali, Jakarta.
____________, dkk,1984, Nelayan dan Kemiskinan. Penerbit, Rajawali, Jakarta.
____________,1999. Dua Puluh Tahun Penelitian Pedesaan. Aditya Media, Yokyakarta.
____________,2000. Ekonomi dan Keadilan Sosial. Penerbit, Aditya Media, Yokyakarta
____________,2003. Ekonomi Rakyat, Program IDT dan Demokrasi Ekonomi Indonesia.Penerbit Aditya Media, Yokyakarta
Mudho Yulistyo, 2011. Modernisasi Armada Perikanan. Penerbit Cakrabooks, Jakarta.
Moloeng,Lexy j. 2004. Metode Penelitian Kualitatif. Penerbit Rosdakarya, Bandung.
Mulyadi S, 2007. Ekonomi Kelautan. Penerbit PT raja Grafindo Persada, Jakarta.
Purnomo, Setiady, 2009. Metodologi Penelitian Sosial. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta
Sztompka Piotr, 2004. Sosiologi Perubahan Sosial, Penerbit Prenada Media Group, Jakarta
Sugiyono,2011. Metode Penelitian Pendidikan. Penerbit Alfabeta, Bandung
Salman Darmawan, 2007. Jagad Maritim, Komunitas penangkap Ikan di Tanah Jaya. Penerbit, Ininnawa. Makassar.
____________, 2012. Sosiologi Desa, revolusi Senyap dan Tarian Kompleksitas. Penerbit, Ininnawa, Makassar.
Soetomo, 2010. Masalah sosial, dan upaya pemecahannya. Penerbit, Pustaka Pelajar, Yokyakarta.
Nanang, Martono, 2011. Sosiologi Perubahan Sosial. Penerbit, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Nasution,S.2003. Metode Penelitian Kualitatif, Penerbit, Tarsito, Bandung
Supardan, Danang, 2011. Pengantar Ilmu Sosial. Penerbit, PT. Bumi Aksara, Jakarta.
Spritua arif dan Adi Sasono.1981, Ketergantungan dan Keterbelakangan. Penerbit, Sinar Harapan, Jakarta.
Siswanto Budi, 2008. Kemiskinan Nelayan. Penerbit Laksbang Mediatama.
Setiady, Elly, 2011. Pengantar Sosiologi. Penerbit, Pranada Media Group, Jakarta.
Sudirman, Achmar mallawa, 2012. Teknik Penangkapan Ikan, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
Sulaeman dkk, 2004, Teknologi untuk Pemberdayaan masyarakat pesisir, Penerbit Departetemen kelautan dan Perikanan, Semarang.
Suyanto, Bagong, 2000. Perangkap kemiskinan problem dan strategi pengentasannya Dalam Masyarakat desa. Penerbit Dytia Media Yokyakarta.
Suyanto, Bagong, 2001. Dampak motorisasi dan komersialisasi perikanan terhadap perubahan tingkat pendapatan, pola bagi hasil dan
munculnya polarisasi sosial-ekonomi di kalangan nelayan traisional dan modern. Penerbit Toyota Foundation Surabaya.
____________, 2001. Kajian Model Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Desa Pantai Madura dan kawasan selatan Jawa Timur. Unair Surabaya.
Safi’I , 2011. Ampih Miskin, Model Kebijakan Penuntasan Kemiskinan dalam Perspektif Teori dan Praktek. Penerbit Averroes Press Jakarta.
Suparlan, parsudi. 1991. Masyarakat pedesan dan masyarakat Perkotaan. Penerbit Gramedia Solo.
Susanto, Astrid. 1983. Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Penerbit Bina Cipta, Jakarta.
Siahaan, Hotman,1999. Respon Struktural dan Kultural Terhadap Pembangunan Komunitas Nelayan Jawa Timur. Penerbit PAU Studi Sosial UGM dengan Universitas Airlangga, Surabaya.
Teneko, S.B. 1984. Struktur dan Proses Sosial. Penerbit Rajawali Pres, Jakarta.
Http://www.analisadely.com/indeks.php sistem Ekonomi- Tengkulak Pada Masyarakat Nelayan. Diakses tanggal 14 November 2012 .
Http://www.agamkab.go.id./Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat Nelayan. Sebuah Alternatif. Diakses tanggal 14 November