Uji Viabilitas Benih Padi (Oryza sativa) pada Berbagai Kadar Air dan Lama Penyimpanan Benih di Instalasi Kebun Benih Padi Maros
Main Article Content
Abstract
Benih merupakan biji yang dipersiapkan untuk tanaman yang telah melalui proses seleksi sehingga diharapkan dapat tumbuh dengan baik untuk meningkatkan produksi. Daya kecambah benih merupakan hal yang paling utama dalam peningkatan produksi namun dikalangan petani sering mendapatkan masalah pada proses penyemaian benih akibat banyaknya benih yang tidak tumbuh. Untuk mencermati permasalahan tersebut perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan kadar air yang optimal dan lama penyimpanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat tingkat persentase viabilitas dan vigor benih yang terbaik melalui uji di atas kertas pada berbagai kadar air benih dan melihat tingkat persentase viabilitas dan vigor benih yang memberikan hasil terbaik melalui uji di atas kertas pada berbagai lama penyimpanan benih dan bagaimanainteraksi antara kadar air benih dan lama penyimpanan benih yang terhadap tingkat persentase daya kecambah benih. Hasil penelitian uji viabilitas benih pada berbagai perlakuan menunjukkan bahwa Perlakuan dengan kadar air 12% dengan lama penyimpanan 30 hari adalah jumlah kadar air dan lama penyimpanan terbaik pada uji viabilitas benih dibandingkan kadar air 10 % dengan lama penyimpanan 10 hari.