Inventarisasi Hama dan Musuh Alami di Pertanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.)

Main Article Content

Sulfiani sulfiani
Rahmawati Rahmawati
Asrul Sani
Aslidayanti Aslidayanti
Rosmala Dewi
Aprilia Triasni

Abstract

Pengendalian hama pada tanaman kacang panjang dengan memanfaatkan musuh alami merupakan alternatif pengendalian yang paling aman dan sangat direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan musuh alami predator dan parasitoid dipertanaman kacang panjang sebagai upaya pengendalian OPT. Jenis perangkap yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  perangkap lubang (Pitfall Trap), Perangkap kuning (Yellow Trap), Jaring ayun. Pengamatan dilakukan pada fase vegetatif dan generatif yang dimulai pada 1 minggu setelah tanam. Serangga yang terperangkap pada perangkap dari pertanaman kacang panjangakan dikumpulkan dan selanjutnya akan diidentifikasi di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas dengan menggunakan buku panduan identifikasi. Berdasarkan hasil penelitian serangga hama yang ditemukan adalah  Aulacophora falvomarginata, Aulacophora similis, Cerotoma trifurcata, Ophiomya phaseoli, Drosophilidae sp., Leptocorisa acuta, Aphis craccivora, Empoasca sp., Nilaparvata lugens Stal, Sogatella furcifera Stal, Spodoptera litura, Chloealtis conspersa, Melanoplus bivittatus, Melanoplus femurubrum,danGryllus mitratus.Musuh alami yang ditemukan sebanyak 11 spesies predator dan 1 spesies parasitoid pada pertanaman kacang panjang. Jenis predator yang ditemukan adalah Lycosidae sp., Lynipidae sp., Oxyopes javanus, Carabidae sp., Menochilus sp., Paederus sp., Ischiodon scutellaris, Anoplolepis gracilipes, Paratrechina Longicornis, Vespa affinis, Orthertrum sabina, dan parasitoid Tersilochus sp.

Article Details

How to Cite
sulfiani, S., Rahmawati, R., Sani, A., Aslidayanti, A., Dewi, R., & Triasni, A. (2021). Inventarisasi Hama dan Musuh Alami di Pertanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.). Tarjih Agriculture System Journal, 1(1), 11–15. Retrieved from https://jurnal-umsi.ac.id/index.php/agriculture/article/view/243
Section
Articles