Coordination antar Stakeholder dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Sinjai
Main Article Content
Abstract
Pengembangan pariwisata di Kabupaten Sinjai menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan melalui peningkatan PAD dan berkembangnya destinasi berbasis alam dan komunitas. Namun, efektivitas pengelolaannya masih menghadapi tantangan koordinasi antar-stakeholder, terutama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas lokal, dan lembaga pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk koordinasi, faktor yang memengaruhi efektivitasnya, serta merumuskan model koordinasi yang sesuai dalam pengembangan pariwisata daerah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi masih bersifat administratif dan sporadis, ditandai rapat tanpa tindak lanjut, komunikasi yang belum inklusif, serta sinergi program yang terbatas antar-OPD dan komunitas. Kapasitas kelembagaan, kepercayaan sosial, dan kepemimpinan kolaboratif menjadi faktor penentu keberhasilan koordinasi. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan forum kolaboratif permanen lintas sektor dan penguatan kapasitas desa wisata untuk menciptakan tata kelola pariwisata yang berkelanjutan dan partisipatif di Kabupaten Sinjai.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ansell, C., & Gash, A. (2007). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.
Bramwell, B., & Lane, B. (2022). Sustainable tourism governance: A review. Journal of Sustainable Tourism, 30, 1503–1523.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry & Research Design. Sage.
Emerson, T., & Nabatchi, T. (2015). Collaborative Governance Regimes. Georgetown University Press.
Folke, C., Österblom, H., Schlüter, M., & al., et. (2021). Social-ecological resilience in the Anthropocene. Annual Review of Environment and Resources, 46, 1–28.
Hall, C. M., Prayag, G., & Amore, A. (2021). Tourism Resilience and Recovery: Reading, Writing and Practicing. Channel View Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage.
Sinjai, B. P. S. K. (2024). Sinjai dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Sinjai.
Sinjai, D. P. dan K. K. (2024). Laporan Statistik Kunjungan Wisata 2023–2024. Pemkab Sinjai.
Sinjai, P. K. (2023). RIPPARDA Kabupaten Sinjai 2023–2038. Pemkab Sinjai.
Utama, I. G. B. R., & Rahmawati, S. (2022). Human resource capacity building in tourism village development. Jurnal Pariwisata Indonesia, 12(1), 45–60.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. Sage.