Faktor yang Berpengaruh terhadap Usaha Ternak Kambing di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah

Main Article Content

Junaedi Junaedi
Irwansyah Irwansyah
Suparman Suparman
Muhammad Amin

Abstract

Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan salah satu daerah yang berpotensi untuk pengembangan usaha peternakan, karena mempunyai lahan yang masih luas dengan ketersediaan hijauan melimpah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk  identifikasi dan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ternak Kambing di  Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Parameter yang diamati yaitu lama beternak/pengalaman beternak kambing, jumlah ternak kambing awal usaha, jumlah ternak mati per tahun, jumlah ternak kambing yang lahir per tahun, jumlah ternak kambing terjual per tahun. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu jumlah peternak dengan pengalaman beternak 5-15 tahun memiliki persentase tertinggi (69.5%),  peternal yang memiliki ternak awal hanya kurang dari 2 ekor 1,5% sedangkan yang memiliki ternak awal usaha lebih dari 4 ekor sebanyak 53%, jumlah ternak yang tidak mati selama setahun sebanyak 49,5% dan kematian ternak 1-5 sebanyak 45,5 %, peternak yang memiliki ternak lahir 6-15 ekor sebanyak 92,5%, sebanyak 83,5% tidak dilakukan pembelian ternak oleh peternak, persentase ternak terjual yang dimiliki oleh peternak berada pada kategori sedang (sebanyak 84,5%) dengan jumlah 6-15 ekor per tahun.

Article Details

How to Cite
Junaedi, J., Irwansyah, I., Suparman, S., & Amin, M. (2024). Faktor yang Berpengaruh terhadap Usaha Ternak Kambing di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Tarjih Tropical Livestock Journal, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.47030/trolija.v4i1.759
Section
Articles

References

Amin, M., & Junaedi, J. (2023). Analisis potensi daun gamal sebagai pakan kambing pada perkebunan lada menggunakan tiang pohon gamal (Gliricidia sepium). Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 6(1).

Irwansyah, I., & Junaedi, I. (2019). Effect of adding feed fermentation of sago pulp on the palatability of the peranakan Etawa. Chalaza Journal of Animal Husbandry, 4(1), 13-17.

Junaedi, & Irwansyah, I. (2020). The utilization of fermented sago waste as feed source for ettawa crossbreed goat feed. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 30(2), 123-127.

Junaedi, J., Aryo, A., Khaeruddin, K., & Suparman, S. (2022). Upaya perbaikan recording ternak kambing melalui pembuatan kartu ternak. Tarjih Journal of Community Empowerment, 2(1), 14-20.

Luthfi, N., Susanti, I., Nuraliah, S., Faradila, S., Suryani, H.F., Salido, W.L., Armayanti, A.K., Khaeruddin K., & Prima, A. (2024). Pengantar Peternakan. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Prihantini, C. I., Junaedi, J., Nursalam, N., & Afa, M. (2024). Upaya peningkatan keberhasilan program cocoa-goat integration pada Kelompok Binaan Wahana Visi Indonesia. Jurnal Pengabdian Ibnu Sina, 3(1), 1-10.

Rahmah, U. I. L. (2015). Analisis pendapatan usaha ternak ayam ras pedaging pada pola usaha yang berbeda di Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan, 3(1), 1-15.

Ruvuga, P. R., & Maleko, D. D. (2023). Dairy goats’ management and performance under smallholder farming systems in Eastern Africa: The systematic review and meta-analysis. Tropical Animal Health and Production, 55(4), 255.

Rindukasih, B. (2010). Analisis Sistem Integrasi Kambing – Kebun Kelapa Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Kabupaten Rokan Hulu. Tesis. Padang: Program Pascasarjana Universitas Andalas.

Susilorini, T. E. (2019). Budi Daya Kambing dan Domba. Malang: UB Press.

Tiven, N. C., Salamena, J. F., De Lima, D., Tatipikalawan, J. M., & Siwa, I. P. (2019). Potensi pengembangan peternakan kambing di Kabupaten Kepulauan Aru Provinsi Maluku. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 19(1), 10-12.

Zewdie, B., & Welday, K. (2015). Reproductive performance and breeding strategies for genetic improvement of goat in Ethiopia: a review. Greener Journal of Agricultural Sciences, 5(1), 23-33.

Zulfanita, Z. (2011). Kajian analisis usaha ternak kambing di Desa Lubangsampang Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Mediagro, 7(2), 61-68.