Optimalisasi Produktivitas Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) melalui Pemanfaatan Sekam Padi Bekas Broiler dan Pupuk Kandang Ayam Petelur

Main Article Content

Indriani Indriani
Reski Amaliah
Arindah Arindah
Nursani Nursani

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana pengaruh antara sekam padi bekas ayam broiler dan pupuk kandang ayam petelur terhadap pertumbuhan dan produksi rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan analisis statistik uji t yaitu sekam padi bekas ayam broiler sebanyak 3 kg dan pupuk kandang ayam petelur sebanyak 3 kg, terdiri dari 2  perlakuan. Setiap  perlakuan diulang 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan menggunakan feses ayam petelur menghasilkan jumlah anakan sebesar 9,60 ± 2,40, jumlah daun sebanyak 52,20 ± 9,47 helai, tinggi tanaman sebesar 100,48 ± 4,53 cm, dan berat segar sebesar 385 ± 78,42 gram. Sementara itu, pada perlakuan menggunakan sekam padi bekas ayam broiler diperoleh jumlah anakan sebesar 7,40 ± 0,89, jumlah daun sebanyak 38,80 ± 6,22 helai, tinggi tanaman sebesar 95,52 ± 4,70 cm, dan berat segar sebesar 246 ± 65,32 gram. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian feses ayam petelur memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan rumput gajah mini dibandingkan sekam padi bekas ayam broiler. Hasil ini menegaskan potensi feses ayam petelur sebagai pupuk organik yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas hijauan pakan.

Article Details

How to Cite
Indriani, I., Amaliah, R., Arindah, A., & Nursani, N. (2026). Optimalisasi Produktivitas Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) melalui Pemanfaatan Sekam Padi Bekas Broiler dan Pupuk Kandang Ayam Petelur. Tarjih Tropical Livestock Journal, 6(1), 26–32. https://doi.org/10.47030/trolija.v6i1.1058
Section
Articles

References

Amalia, L., Hadi, R. A., & Sopyan, A. (2025). Respon pertumbuhan dan hasil selada merah (Lactuca sativa L. var Crispa) akibat dosis pupuk kandang ayam petelur. Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan, 3(1), 1-12.

Baard, V., Bakare, O. O., Daniel, A. I., Nkomo, M., Gokul, A., Keyster, M., & Klein, A. (2023). Biocontrol potential of Bacillus subtilis and Bacillus tequilensis against four Fusarium species. Pathogens, 12(2), 254.

Bhoki, M., Jeksen, J., & Beja, H. D. (2021). Pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Jurnal Agro Wiralodra, 4(2), 64-68.

Bukit, F. A., Najla, L., & Hanifah, M. Z. N. A. (2025). Uji beberapa campuran media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Jurnal Agroplasma, 12(1), 170-181.

Hasibuan, E. A., Rini, S., & Farah, F. H. (2025). Seleksi Bacillus sp. sebagai penambat NPK dan menghambat aktivitas jamur. Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 28(1), 11-23.

Iskandar, A. (2016). Optimalisasi sekam padi bekas ayam petelur terhadap produktivitas tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans). Mimbar Agribisnis, 1(3), 245- 252.

Kinasih, D. L., Nurjanah, P. W., Sari, Y. P., Hariyanto, P. D., Ardana, M. F., Rosyady, D. A., Maharika, M., Lajuardi, A. M., & Firdausi, S. (2025). Optimalisasi pemanfaatan limbah peternakan ayam petelur menjadi pupuk organik sebagai upaya meminimalisir pencemaran udara di Desa Biting. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 1137-1147.

Kusnadi, H., Ishak, A., Firison, J., Fauzi, E., & Putra, W.E. (2022). Evaluasi teknis budidaya rumput gajah mini di Kabupaten Bengkulu Selatan (kasus Desa Gunung Kayo, Kecamatan Bunga Mas). Jurnal Peternakan Silampari,1(2), 49-56.

Lasamadi, R.D., Malalantang, S.S., Rustandi, R. & Anis, S.D. (2013). Pertumbuhan dan perkembangan rumput gajah dwarf (Pennisetum purpureum cv. Mott) yang diberi pupuk organik hasil fermentasi EM4. Zootek Journal, 32(5),158 71.

Lestari, R. H., Ramadani, D., Sema, S., Amaliah, D. D., & Tahyul, T. (2023). Kandungan protein kasar, ADF dan NDF rumput gajah pasca pemberian pupuk organik cair (urin kambing dan limbah buah). Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman, 11(2), 73-77.

Marlia, M., Armayani, M., & Irwan, M. (2025). Respons pertumbuhan rumput mulato terhadap pupuk bokashi berdasarkan tinggi tanaman, panjang daun, dan jumlah anakan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia, 11(1), 48-59.

Rahmatullah, F. A., Witariadi, N. M., & Duars, M. A. P. (2019). Pertumbuhan dan hasil rumput benggala (Panicum maximum cv. Trichoglume) yang ditanam bersama legum Alysicarpus vaginalis pada dosis pupuk N, P dan K berbeda. Journal of Tropical Animal Science, 7(3), 990 – 1005.

Rosita, R., Murhadi, M., & Ramli, R. (2020). Pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L) pada berbagai dosis pupuk kandang ayam. Agrotekbis, 8(3), 580 – 587.

Sauli, M. (2022). Pengaruh media tanam sekam padi dan pupuk kandang ayam pedaging terhadap perkecambahan benih awal pembibitan tanaman kelengkeng (Dimocarpus longan Lour.). Skripsi. Pekanbaru: Fakultas Pertanian. Universita Islam Riau.

Sirait, J. (2018). Dwarf elephant grass (Pennisetum purpureum cv. Mott) as forage for ruminant. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences, 27(4), 167-176.

Walida, H., Harahap, D. E., & Zuhirsyan, M. (2020). Pemberian pupuk kotoran ayam dalam upaya rehabilitasi tanah ultisol desa Janji yang terdegradasi. Jurnal Agrica Ekstensia, 14(1), 75-80.

Zarokhmah, I. F., Muharam, M., & Laksono, R. A. (2021). Pengaruh kombinasi fermentasi cair kulit bawang merah dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuca sativa var. Arista) di dataran rendah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(8), 607–614.