Analisis Struktur Populasi dan Natural Increase Sapi Potong di Desa Sumber Rejeki Kabupaten Kolaka
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai struktur populasi dan pertumbuhan alami (natural increase) sapi potong di Desa Sumber Rejeki Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka. Data penelitian diperoleh dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Variabel penelitian ini adalah jumlah populasi sapi potong bedasarkan struktur umur yaitu sapi dewasa berdasarkan jenis kelamin, ternak sapi muda berdasarkan jenis kelamin, anak sapi berdasarkan jenis kelamin, angka pengeluaran ternak (jumlah ternak mati dan dipotong) dan angka pemasukan ternak (jumlah ternak lahir, dibeli dan bantuan/warisan) dan natural increase (NI). Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Jumlah ternak sapi potong di Desa Sumber Rejeki adalah 229 ekor yang terdiri dari 13 ekor jantan dewasa (5,67%) dan 103 ekor betina dewasa (44,97%), 22 ekor jantan muda (9,60%) dan 27 ekor betina muda (11,79%) sedangkan sapi kategori anak jantan 21 ekor (9,17%) dan 43 ekor betina (18,78%). Tingginya persentase ternak betina dewasa karena pemeliharaan ternak betina dewasa digunakan sebagai induk untuk menghasilkan anak, ternak jantan dewasa hanya digunakan sebagai pejantan sedangkan pemeliharaan ternak muda dilakukan dengan tujuan pembesaran untuk dijual pada usia dewasa, (2) nilai NI sapi potong di Desa Sumber Rejeki yaitu 17,05% terhadap populasi dan 38,26% terhadap betina dewasa, namun demikian terjadi penjualan sapi yang cukup besar setiap tahunnya, sehingga pertumbuhan populasi sangat kurang.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Andaruisworo, S. (2022). Karakteristik peternak sapi potong di Kecamatan Badas. Prosiding Seminar Nasional Sains, Kesehatan, dan Pembelajaran, 2(8), 17–27.
Andri, A., & Indrayani, I. I. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak sapi potong di Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Peternakan Indonesia, 20(3), 151-159.
Ardhani, F., Lukman, L. L., & Juita, F. (2021). Peran faktor peternak dan inseminator terhadap keberhasilan inseminasi buatan pada sapi potong di Kecamatan Kota Bangun. Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 3(1), 15-22.
Arif, A. N. (2015). Kajian Struktur Populasi dan Upaya Perbaikan Produksi Ternak Sapi Potong di Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Skripsi. Makassar: Fakultas Peternakan. Universitas Hassanudin.
Dawit, G., Paputungan, U., & Podung, A. J. (2021). Pengetahuan peternak tentang pemahaman keterkaitan gejala birahi dengan keberhasilan inseminasi buatan pada sapi di Kecamatan Pinolosian. Jurnal Zootec, 41(2), 515 – 524.
Direktorat Jenderal Peternakan & Kesehatan Hewan. (2022). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Hermawansyah H., Salido, W. L., Khaeruddin K., Syamsuryadi, B., Fattah, A. H., Nuraliah, S., Jannah, R., Mangalisu, A., Armayanti, A. K., Luthfi, N., Nisfimawardah, L., & Tribudi, Y. A. (2023). Manajemen Ternak Sapi Potong. Bandung: Indie Press.
Irwansyah, I., Junaedi, J., & Suparman, S. (2023). Struktur dan dinamika populasi sapi Bali di Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat. Tarjih Tropical Livestock Journal, 5(2), 147- 156.
Labatar, S. A., & Aswandi, A. (2017). Maintenance system, cattle population structure of Bali in Manokwari Regency People’s Farm. West Papua Province. Jurnal Triton, 8(1), 92-107.
Makatita, J. (2021). Pengaruh karakteristik peternak terhadap perilaku dalam usaha peternakan sapi potong Di Kabupaten Buru. Jurnal Agrokompleks Tolis, 1(2), 51-54.
Nafiu, L., Aku, A., Abadi, M., & Zulkarnain, D. (2020). Pemberdayaan peternak melalui bimbingan teknis seleksi bibit Sapi Bali pada kawasan sentra bibit Sapi Bali di Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Pengamas, 3(2),145–156.
Oktafiana, A., Sukaryana, Y., & Kaffi, S. S. (2021). Struktur populasi dan natural increase sapi potong di Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Peternakan Terapan, 3 (2), 41-47.
Otampi, R. S., Elly, F. H., Manese, M. A. V., & Lenzun, G. D. (2017). Pengaruh harga pakan dan upah tenaga kerja terhadap usaha ternak sapi potong petani peternak di Desa Wineruh Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Zootek, 37(2), 483-495.
Pa, I. M., Eka M. S., & Cut I. M. (2023). Evaluasi keberhasilan program inseminasi buatan pada sapi potong lokal betina di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 8(1), 193 – 200.
Prawira, H. Y., Muhtarudin, M., & Sutrisna, R. (2015). Potensi pengembangan peternakan sapi potong di kecamatan tanjung bintang kabupaten lampung selatan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(4), 250-255.
Sodiq, A. (2017). Sistem produksi peternakan sapi potong di pedesaan dan strategi pengembangannya. Jurnal Agripet, 17(1), 60.
Suhana, N. (2016). Struktur Populasi dan Natural Increase Sapi Bali di Kabupaten Lombok Utara. Skripsi. Mataram: Fakultas Peternakan Universitas Mataram.
Takasenserang, S., Lombogia, S. O., Malingkas, J. A., & Sajow, A. A. (2021). Peran anggota keluarga pada usaha pemeliharaan ternak sapi potong di Kelurahan Makalonsouw Kecamatan Tondano Timur. Zootec, 41(1), 81-88.
Yendraliza, Y., Yuliana, E., Rodiallah, M., & Zumarni, Z. (2019). Kualitas semen kerbau pada waktu ekuilibrasi dan inkubasi yang berbeda dalam larutan hipoosmotic swelling test. Jurnal Agripet, 19(1), 22-30.