Analisis Kandungan Logam Berat pada Daging Sapi di Wilayah Pertambangan Nikel Kabupaten Kolaka, Indonesia
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsentrasi logam berat timbal (Pb), kadmium (Cd), dan nikel (Ni) pada daging sapi yang berasal dari wilayah pertambangan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Total 16 sampel daging sapi (masing-masing 500 g) diambil dari empat lokasi berbeda dengan empat ulangan, yaitu Desa Sopura, Desa Oko-oko, Desa Watubangga, dan Desa Toari. Kandungan logam berat dianalisis menggunakan metode Inductively Coupled Plasma (ICP) di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar dan Laboratorium Terpadu Universitas Halu Oleo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Cd di seluruh lokasi masih berada di bawah ambang batas maksimum yang ditetapkan oleh SNI 7387:2009 dan Codex Alimentarius (0,05 mg/kg). Namun, konsentrasi Pb di Desa Sopura (3,44 mg/kg) dan Desa Oko-oko (1,51 mg/kg) ditemukan jauh melampaui ambang batas aman (0,1 mg/kg). Demikian pula dengan kadar Ni di Desa Oko-oko (1,61 mg/kg), Desa Sopura (0,99 mg/kg), dan Desa Toari (0,43 mg/kg) yang telah melewati batas acuan aman internasional sebesar 0,2 mg/kg. Temuan ini mengindikasikan adanya risiko akumulasi logam berat yang tinggi, sehingga daging sapi di wilayah terdampak pertambangan nikel tersebut dikategorikan tidak aman untuk dikonsumsi rutin dalam jangka panjang. Penelitian ini menyediakan data dasar mengenai keamanan pangan hewani serta menjadi acuan penting bagi perumusan kebijakan dan pengawasan kesehatan masyarakat veteriner di daerah lingkar tambang.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Agency for Toxic Substances and Disease Registry [ATSDR]. (2020). Toxicological Profile for Nickel. US: Department of Health and Human Services.
Ako, A., Utamy, R.F., & Rahatta, R.I. (2019). Heavy metal contents in beef cattle grazing in landfill of Makassar City. Online Journal of Biological Sciences, 19 (2), 115–120.
Chowdhury, M.T., Rahman, M.S., Ahmed, S., & Hossain, M.A. (2024). Heavy metal contamination in livestock and associated health risks: A systematic review and meta-analysis. Environmental Science and Pollution Research, 31 (5), 7821–7835.
Emami, M.H., Saberi, F., Mohammadzadeh, S., Fahim, A., Abdolvand, M., Dehkordi, S.A.E., & Maghool, F. (2023). A review of heavy metals accumulation in red meat and meat products in the Middle East. Journal of Food Protection, 86(3), 100048.
Kabata-Pendias, A., & Mukherjee, A.B. (2007). Trace Elements from Soil to Human. Springer.
Li, X., Feng, L., Liu, Y., Chang, E.E., & Fu, Y. (2014). Atmospheric deposition of Pb and its bioavailability in a rural area of China. Environmental Science and Pollution Research, 21 (13), 8091–8100.
Pramesti, K.L., Suartha, I.N., & Adnyana, I.B. (2020). Profil hematologi, kadar timbal dan kadmium dalam darah sapi Bali yang rumennya mengandung sampah plastik. Indonesia Medicus Veterinus, 9 (2), 222–229.
Putra, A.A.G., Dewi, I.A.I., & Sudaryanto, A. (2018). Kandungan timbal (Pb) pada organ sapi Bali yang dipelihara di area TPA Suwung, Denpasar. Jurnal Veteriner, 19 (4), 512–519.
Rahman, A., Hidayat, A., & Siregar, H. (2019). Cadmium accumulation in agricultural soil due to phosphate fertilizer application in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, The 3rd International Conference on Agricultural Engineering and Technology. Vol. 393. 2019, Makassar, Indonesia.
Sugiono, N.R. (2024). Assessment of groundwater metals contamination using geoelectric methods: Pomalaa, Kolaka Regency. BIO Web of Conferences, The 5th International Conference on Bioscience and Biotechnology. Vol. 65. 2024, Mataram, Indonesia.
Tchounwou, P.B., Yedjou, C.G., Patlolla, A.K., & Sutton, D.J. (2012). Heavy metal toxicity and the environment. Experientia Supplementum, 101, 133–164.
World Health Organization [WHO]. (2021). Lead Poisoning and Health. Geneva: World Health Organization.